mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini36
mod_vvisit_counterKemarin28
mod_vvisit_counterMinggu ini104
mod_vvisit_counterMinggu lalu352
mod_vvisit_counterBulan ini895
mod_vvisit_counterBulan lalu1268
mod_vvisit_counterTotal360001
Polling
Komentar anda tentang website PPSW Sumatra ini
 

 

“Pilih Calon Peduli Kesehatan Reproduksi Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengembangan Perempuan”

No: 50/ SP / PPSW Sumatra / V / 2018

Tanggal 20 Mei dimana Hari Kebangkitan Nasional selalu diperingati oleh Bangsa Indonesia diseluruh pelosok termasuk di Propinsi Riau. upaya meningkatkan semangat Kebangsaan perlu dilakukan oleh seluruh Bangsa Indonesia termasuk kaum Perempuan Riau yang mengangkat tema Kesetaan Hak Perempuan dengan Laki-laki untuk menjadi Pemimpin Bangsa. Beberapa hal direfleksikan oleh ORNOP / LSM Perempuan dan para Aktivis Perempuan di pulau Sumatera salah satunya Provinsi Riau.

Dalam pertemuan delapan ORNOP / LSM Perempuan dari 8 Propinsi di Pulau Sumatera (Aceh, SUMUT, Riau, SUMBAR, Jambi, Bengkulu, SUMBER, Lampung), para pihak yang terlibat dalam masalah HKSR Perempuan (Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi), dan mulai Perempuan untuk kesetaraan perempuan dan laki-laki. Berbagai temuan hasil penelitian 8 LSM Perempuan di tahun 2014 dan 2017 telah memunculkan berbagai masalah HKSR, dan khususnya percepatan dan dana penuh untuk kepemimpinan perempuan.

Budaya yang membuat wanita enggan bahkan takut memeriksakan kesehatan reproduksi (Tes IVA, Pap Smear, SADARI, SADARNIS) sebagian besar diakibatkan oleh Mengkontrol wanita di atas kesehatan, serta kurang ramahnya lembaga layanan terhadap perempuan. Di beberapa tempat, usaha khusus yang dilakukan oleh para lembaga pendamping untuk mengatasinya, masih kurang bersinergy dengan kesiapan lembaga layanan.

Hal ini ditambah dengan beban yang sangat besar bagi Ibu / Isteri yang dianggap sebagai pihak yang bertanggung jawab atas gizi keluarga, membuat rasa kurang mampu dan kurang mampu menyediakan makanan sehat dan sesuai dengan pelapisan seluruh anggota keluarga. Selain itu, perempuan yang menjadi isteri dan ibu, sebagian besar pernikahan di anak-anak (<18 tahun), pernikahan dini (<20 tahun) dan juga bentuk-bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kasus perkawinan anak dan masa dini sudah lama marak di Indonesia. Perkawinan anak merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap anak.Dalam Perayaan Hari Anak Nasional yang dilaksanakan di Kampar, Riau tahun 2017, Menteri Perberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menyebutkan bahwa Propinsi Riau adalah yang tertinggi untuk anak-anak di Indonesia (Sumber Tempo.Co.Pekanbaru). Perkawinan anak membawa banyak dampak negatif terhadap kesehatan wanita, mental dan sosial. Semua ini di banding membuat perempuan menjadi pihak yang disalahkan dan bertanggung jawab atas masalah gizi anak (stunting, malnutrisi, anemia, dll), bahkan di atas perselingkuhan maupun poligami oleh laporan kasus di Pusat Krisis Wanita Sinceritas-Pesada maupun di WCC lain di Sumatera . Dalam triwulan 1 tahun, kasus KDRT dan kekerasan seksual tertinggi dari 8 provinsi, dari 284 kasus yang langsung ditangani.

Di tingkat pengambilan keputusan, sebagai mana minimnya jumlah perempuan di kepemimpinan publik, juga sangat minim yang memahami masalah ketimpangan hubungan perempuan dan laki-laki; khususnya antara isteri dan suami, atau masalah ketidaksetaraan gender lainnya. Hasil Pemilu 2014-2019 yang lalu menyebutkan bahwa jumlah perempuan di DPRD Provinsi Riau dan seluruh kabupaten kota, tidak ada yang mencapai kuota 30%. Bahkan 4 Pasangan Calon yang akan berkompetisi menjadi Gubernur Riau di PILKADA 2018 semuanya adalah laki-laki. Kebijakan yang dikeluarkan di semua level masih kurang memuaskan atas fakta ketimpangan, data-data masalah yang diperbaiki perempuan dan analisis yang peka gender. Ini menunjukkan lemahnya kepemimpinan perempuan karena sistim yang ada dan kepekaan gender dalam pengambilan keputusan.

Seluruh masalah ini diungkapkan oleh Aktivis & LSM Perempuan di Riau atau di Pulau Sumatera sebagai isu utama di tahun politik 2018 dan 2019 dan menyelesaikan untuk proyek sebagai kontrak politik dengan kandidat.

Untuk itu, dalam rangka menghitung mundur 30 hari Menuju Pilkada, kami menyerukan agar:

1. Seluruh kepala kepolisian untuk HKSR Perempuan, Kekerasan terhadap Perempuan dan Kepemimpinan Perempuan masuk ke dalam agenda kepemimpinan secara konkrit; dan membuka ruang komunikasi untuk dialog dengan para aktivis & LSM perempuan sebelum PILKADA 27 Juni 2018 berlangsung.

2. Agar seluruh pemilih, terutama orang-orang melihat dengan agenda yang demokratis, para calon, dan memilih mereka untuk mendukung posisi perempuan untuk melengkapi dengan laki-laki.

3. Memonitor semua proses menuju dan di hari H PILKADA untuk memastikan PILKADA BERSIH, bebas politik, intimidasi, isu sara dan berbagai bentuk kekerasan lainnya. Catat dan adukan semua bentuk pelanggaran.

MARI SEMUA BERSUARA UNTUK KESEHATAN & KEPEMIMPINAN PEREMPUAN

DAN UNTUK PILKADA BERSIH.

Endang Sulfiana (Direktur PPSW Sumatra - 0812 9160031), Misdayani (Koordiator Program HKSR - 0852 6566 6815), Tika Widya (Staf Advokasi - 0813 7875 0909)

Kantor PPSW Sumatra Riau

Jl. Kutilang Sakti.

Perumahan Puri Kutilang II No. 16 Panam, Pekanbaru. Riau.

Kode Pos: 28293

Kontak: Tika Widya HP: 0813 7875 0909

E-Mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

FB: PPSW sumatra

Situs web: www.sumatra.ppsw.or.id

 

 

 

Last Updated (Monday, 28 May 2018 16:25)

 
Assalamualaikum.
selamat siang dan salam sejahtera bagi kita semua.
Diberitahukan kepada Bapak/ Ibu/ Saudara/i Mitra PPSW Sumatra.
Bahwa kantor PPSW Sumatra yang sebelumnya beralamat di jalan HR. Subrantas Gg. Amal Perumahan Dahlia Garden Blok B3 Kini Telah Pindah kantor di JL. Kutilang Sakti Perumahan Puri Kutilang II No. 16 Tepatnya di seberang jalan RS. Awal Bros Panam Kota Pekanbaru Provinsi Riau.
Mohon Doa dan semangatnya.
Salam
PPSW Sumatra

Last Updated (Friday, 07 July 2017 14:29)

 

Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita Sumatra (PPSW Sumatra) mencari staf untuk ditempatkan di propinsi Riau. PPSW Sumatra adalah sebuah LSM Perempuan di Indonesia yang konsisten mengembangkan dan mendampingi kelompok-kelompok perempuan basis sejak berdirinya sampai sekarang. PPSW Sumatra adalah anggota Asosiasi PPSW yang berdiri sejak 1986 sampai sekarang. Dalam rangka pengembangan organisasi dan kaderisasi, PPSW Sumatra membutuhkan beberapa staf baru untuk mengisi posisi sebagai berikut :

A. Staf Keuangan

Kriteria yang dibutuhkan :


Perempuan

Usia maksimal 25 tahun

Pendidikan minimal D3 Akuntansi

Pengalaman minimal 1 tahun bekerja di LSM / kantor sebagai staf keuangan

Mengerti dan Menguasai pembukuan dan akuntansi keuangan
Menguasai Program Microsoft Office (Word, Excel, Power point) dan internet
Menyukai pekerjaan yang berhubungan dengan administrasi dan keuangan
Jujur, Teliti, terampil dan dapat bekerja sama dalam tim.
Terbiasa bekerja dengan target dan di bawah tekanan

B. Staf Advokasi

Kriteria yang dibutuhkan :

Perempuan/Laki-laki
Pendidikan minimal S1 (diutamakan sarjanah hukum/sarjana kesehatan masyarakat)
Berusia maksimal 25 tahun

Pengalaman kerja minimal 1 tahun di LSM/lembaga hukum/lembaga kesehatan.
Mampu menjadi fasilitator dan membuat laporan kegiatan
Memiliki komitmen untuk kerja-kerja Pemberdayaan Perempuan basis (akar rumput) dan berperspektif gender
Mampu berkomunikasi dengan baik
Mampu bekerjasama dalam Tim
Berkelakuan baik dan sehat jasmani/ rohani.
Mampu mengoperasikan komputer Microsoft Office (Word, Excel, Power point) dan internet
Bagi anda yang memiliki jiwa aktivis dan memenuhi kriteria diatas, kami undang untuk segera mengirimkan surat lamaran kerja yang dilengkapi dengan :

· CV lengkap

· Foto copy KTP

· Photo copy Ijazah beserta Transkip Nilai  terakhir dilegalisir

· Pengalaman bekerja

· Surat berkelakuan baik dari kepolisian

· Surat keterangan sehat dan surat pernyataan bersedia tinggal di wilayah kerja.

Surat lamaran lengkap dapat dikirim langsung ke alamat kantor PPSW Sumatra di Riau : Jl. Hr. Subrantas Gg. Amal Perumahan Dahlia Garden Blok B 3 kel. Sidomulyo Barat Kec. Tampan, Panam Kode Pos 28294 Pekanbaru atau via Pos atau E-mail.

 

Alamat E-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it atau This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Kami tunggu Surat lamaran anda paling lambat tanggal 21 Januari 2017

 
Translator


Internal Link
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Jakarta, Indonesia