mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini40
mod_vvisit_counterKemarin16
mod_vvisit_counterMinggu ini40
mod_vvisit_counterMinggu lalu174
mod_vvisit_counterBulan ini464
mod_vvisit_counterBulan lalu720
mod_vvisit_counterTotal350202
Polling
Komentar anda tentang website PPSW Sumatra ini
 

Dalam rangka memperingati hari Kekerasan Seksual Dan Hari Kekerasan Terhadap Perempuan yang bertepatan tanggal 14 Februari PPSW Sumatra dan berbagai LSM yang ada di Indonesia dan seluruh dunia mengadakan acara ONE BILLION RISING dengan tema”My Body My RevolutiKegiatan ini di adakan di Taman Kota Bagansiapiapi dan di buka langsung oleh Asisten III Pemerintah daerah kabupaten Rokan Hilir,Ali Asfar.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan aspirasi dan dukungan terhadap PPSW Sumatra yang telah mengadakan kegiatan tersebut. Beliau juga berharap kegiatan serupa bisa terus terlaksana setiap tahunnya dan tidak hanya berhenti sampai di sini saja agar kekerasan seksual dan kekerasasn terhadap Perempuan bisa di cegah.

Kita semua tidak kaum hanya perempuan saja tentu laki laki harus sepakattuntuk melaksanakan kegiatan ini supaya kekerasan seksual dan kekerasan terhadap perempuan tidak ada lagi di kabupaten Rokan Hilir ini, ujar beliau.

Sementara itu, Juliana, Koordinator Program Ppsw Sumatra mengatakan Komnas Perempuan mencatat selama 12 Tahun terhitung dari 2001- 2012, sedikitnya ada 35 perempuan menjadi korban kekerasan seksual setiap hari.

Last Updated (Monday, 22 February 2016 11:14)

Read more...

 

BANGKO – Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dan anak kini tidak berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan isu social lainnya. Itu juga fenomena global, kekerasan terhadap perempuan dan anak juga menjadi agenda komunitas internasional dan resmi diakui sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Dalam penyampaiannya koordinator program PPSW, Juliana S.pi mengatakan. Komnas Perempuan mencatat selama 12 Tahun terhitung dari 2001- 2012, sedikitnya ada 35 perempuan menjadi korban kekerasan seksual setiap hari.

Disambungnya, pada tahun 2012, setidaknya telah tercatat 4,336 kasus kekerasan seksual, dimana 2,920 kasus diantaranya terjadi di ranah publik/komunitas, dengan mayoritas bentuknya adalah perkosaan dan pencabulan (1620). Usia korban ditemukan semakin muda yakni antara usia 13–18 tahun.

Kekerasan Seksual diakuinya, menjadi lebih sulit untuk diungkap dan ditangani dibanding kekerasan terhadap perempuan lainnya, karena sering dikaitkan dengan konsep moralitas masyarakat. Perempuan dianggap sebagai simbol kesucian dan kehormatan, karenanya ia kemudian dipandang menjadi aib ketika mengalami kekerasan seksual, misalnya perkosaan. Korban juga sering disalahkan sebagai penyebab terjadinya kekerasan seksual.

Last Updated (Monday, 22 February 2016 11:15)

Read more...

 

BANGKO – Ratusan perempuan di Bagansiapiapi dari berbagai kalangan baik orang tua, dewasa dan remja turut meramaikan acara “One Billion Rising” atau Kampanye anti kekerasan seksual dan kekerasan terhadap perempuan. Acara diselenggarakan di Taman Kota, Bagansiapiapi, Minggu (14/2/16) pagi.

Saat dikonfirmasi, Rani (18) salah satu peserta acara tersebut, menjelaskan. Saya datang kesini atas partisifasi saya pribadi, yang sebelumnya saya mendapat kabar baik ini dari teman satu kelas saya, yang mana dia mengajak saya untuk turun dihari minggu pagi dan berkumpul ditaman kota dalam acara Kampanye anti kekerasan seksual dan kekerasan terhadap perempuan.

“Ini acara bagus, saya sangat tertarik. Ini akan menjadi motifasi kita sebagai wanita untuk menyuarakan stop segala macam kekerasan terhadap perempuan serta anak,” kata Rani, remaja yang masih duduk dibangku sekolah ini.

Ditambahkan Rani kembali, kalau tak salah acara ini baru pertama kali diadakan di Rohil. Semoga acara ini bisa ada setiap tahunnya guna menyemangati setiap wanita terutamanya kaum Ibu-ibu dalam kehidupan berumah tangga dan sekaligus dapat melindungi anak.

“Kita sangat prihatin dengan kehidupan para wanita terutamanya kaum Ibu, karena kekerasan bisa menimpah mereka kapan saja. Ayooo… suarakan, lawan kekerasan terhadap kaum wanita,” tutupnya.(emel)

 

Posted: 10:05 am, Februari 14, 2016

Sumber : http://www.gopesisir.com

 

Last Updated (Monday, 22 February 2016 11:15)

 
Translator


Internal Link
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Jakarta, Indonesia